Posisi dan Ciri dari Rahim Retrofleksi

mengetahui posisi dan ciri rahim retrofleksi

Rahim  retrofleksi atau yang sering dikenal dengan sebutan rahim terbalik adalah suatu kondisi medis pada rahim yang memiliki posisi lurus ke belakang, yakni memiliki posisi lurus ke tulang belakang. 

Ciri Rahim Retrofleksi

Pada umumnya, penderita atau wanita yang mengalami posisi rahim terbalik tidak bisa membedakan apakah rahimnya berada pada posisi yang normal atau terbalik. Namun, ada beberapa gejala yang bisa saja hal itu merupakan gejala dari rahim retrofleksi.

  1. Nyeri pada tulang belakang dan vagina pada saat melakukan hubungan intim.
  2. Intensitas buang air kecil yang berlebih
  3. Adanya rasa tertekan pada kandung kemih
  4. Sakit pada panggul ketika menstruasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur
  5. Adanya infeksi saluran kemih
  6. Kesulitan dalam menggunakan tampon
  7. Kesulitan untuk hamil

Penyebab Posisi Rahim Retrofleksi

Rahim retrofleksi bisa diakibatkan oleh beberapa hal, bahkan beberapa wanita yang memiliki posisi rahim yang normal bisa mengalami rahim dengan posisi terbalik.

  1. Persalinan

Ligamen atau jaringan yang memiliki fungsi sebagai penyangga rahim mengalami peregangan setelah proses persalinan, hal ini bisa menyebabkan posisi rahim menjadi terbalik. 

  1. Adanya Miom

Miom adalah tumor jinak atau suatu benjolan yang tumbuh di area rahim, Miom menjadi salah satu penyebab posisi rahim menjadi terbalik dengan bentuk yang tidak terlalu sempurna dan memiliki beberapa permasalahan.

  1. Endometriosis

Endometriosis merupakan kondisi medis pada rahim yang disebabkan oleh suatu jaringan yang membentuk sebuah lapisan di luar dinding rahim, Endometriosis dapat menyebabkan posisi rahim retrofleksi.

  1. Mengalami Sakit Radang Panggul

Sama seperti kasus Endometriosis, radang panggul dengan penanganan yang tidak tepat bisa menumbuhkan lapisan-lapisan di luar dinding rahim, sehingga menyebabkan posisi rahim menjadi terbalik.

  1. Riwayat Operasi pada Panggul

Jaringan parut yang ditimbulkan dari riwayat operasi panggul bisa menjadi penyebab posisi rahim normal menjadi terbalik.

USG Rahim Retrofleksi untuk Mengetahui Posisi Rahim

Untuk mengetahui posisi rahim berada pada posisi normal atau terbalik, bisa dilakukan dengan USG. Ada dua cara USG yang bisa dilakukan, yakni USG Trasnvaginal dan juga USG Transabdominal.

  1. USG Transvaginal, yakni pemeriksaan area organ reproduksi pada wanita seperti, vagnia, rahim, leher rahim, tuba falopi, dan indung telur. Proses USG Transvaginal adalah dengan memasukan alat USG seperti tongkat dengan ukuran sepanjang 5-7 cm, ke dalam vagina.
  2. USG Transabdominal, yakni pemeriksaan di luar area perut dengan menggunakan stik transduser untuk menangkap kondisi di dalam perut dalam bentuk gambar nyata.

Itulah sedikit tentang rahim retrofleksi, posisi rahim terbalik yang tentu bisa diatasi dengan bantuan medis atau gaya hidup yang sehat. Faktanya, wanita dengan posisi rahim terbalik masih bisa hamil dan memiliki keturunan.

Posted on: October 23, 2021, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *